Perbedaan Pemimpin dan Kepemimpinan Menurut Para Ahli

sejumlah pakar di media massa sering berpendapat bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami krisis kepemimpinan. Memang banyak orang yang bisa menjadi pemimpin namun jarang yang memiliki jiwa kepemimpinan. Lalu apa perbedaan pemimpin dan kepemimpinan di sini? Berikut akan dicuplikkan beberapa pendapat mengenai perbedaan pemimpin dan kepemimpinan sebagai bahan acuan.


Arti pemimpin sesuai dengan penjelasan Suradinata dalam bukunya "Psikologi Kepegawaian dan Peranan Pimpinan Dalam Motivasi Kerja" yaitu individu yang memimpin dua orang atau lebih apakah itu dalam organisasi dan bahkan keluarga. Adapun kepemimpinan yaitu kecakapan yang dimiliki pemimpin dalam mengatur dan mempengaruhi pikiran, perasaan ataupun tingkah-laku orang lain demi mewujudkan tujuan yang sudah ditetapkan.

Lain lagi penjelasan yang diberikan oleh Winardi dalam bukunya "Kepemimpinan Dalam Manajemen" bahwa pemimpin meliputi pemimpin formal dan pemimpin informal. Pemimpin formal yaitu individu yang oleh organisasi tertentu dipilih berdasarkan surat-surat keputusan pengangkatan dari organisasi itu untuk mengemban sebuah jabatan dengan segala hak dan kewajiban yang terkait dengannya demi mewujudkan tujuan organisasi yang disepakati sebelumnya. Adapun kepemimpinan adalah kecakapan yang ada pada seorang pemimpin yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal ataupun eksternal.

Siagian yang menulis buku " Administrasi Pembangunan" menyebutkan bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang sehingga ia bisa mempengaruhi perilaku orang lain baik itu jabatannya lebih tinggi atau lebih lebih rendah sehingga orang lain yang tadinya bersifat individual dan egosentrik bisa berperilaku organisasional. Pemimpin merupakan sosok utama yang mampu mempersatukan anggota kelompok.

H. Abu Ahmadi dalam bukunya "Kepemimpinan dalam Manajemen" berpendapat bahwa pemimpin yaitu individu yang mempunyai program/rencana lalu bersama anggota kelompok bekerja bersama dalam mewujudkan tujuan dengan cara yang pasti. Sementara John Piffner berpendapat bahwa Kepemimpinan adalah seni untuk mengkoordinasikan dan mengarahkan orang lain atau kelompok demi mewujudkan sebuah maksud yang diharapkan.

Berdasarkan pendapat Ishak Arep dan Tanjung dalam bukunya "Manajemen Motivasi", kepemimpinan (leadership) merupakan kecakapan seseorang dalam menguasai atau mempengaruhi orang lain atau komunitas yang berbeda-beda dalam upaya mencapai tujuan tertentu. Sementara pemimpin sesuai argumen dari Brown menyebutkan bahwa pemimpin tak bisa dilepaskan dari kelompok, namun bisa dianggap sebagai sebuah kedudukan dengan potensi tinggi di lapangan. Krech dan Crutchfield menganggap jika dengan kebaikan dari posisinya yang khusus dalam kelompok ia bertindak menjadi agen utama dalam menentukan struktur kelompok, tujuan kelompok,  suasana kelompok, ideologi kelompok ataupun kegiatan kelompok tersebut.